Sudah menjelang pagi mata ini tak
kunjung bisa untuk memejamkan mata. Merebahkan badan dan meredam pikiran yang
seharian penuh dengan banyak masukan. Memulihkan kembali hormon, sel-sel yang
seharian ini aus untuk aktivitas di luar ruangan yang melelahkan.
Terbangun dari tempat tidur yang
belum memejamkan mata untuk tidur. Kesulitan tidur meskipun hari sudah
berganti, tanggal sudah menunjukkan pertambahan angkanya. Jam menunjuk pukul
dua dinihari. Biasa begadang, tapi tak selarut ini belum bisa untuk
mengistirahatkan badan sejenak. Pernah, namun hanya sesekali.
Hampir lupa bahwa seharian ini
penuh kejutan dan warna pena bahagia yang diberikan oleh Allah. Sungguh Allah
tak sedikitpun dalam sehari atau sejam, semenit, sedetik, pernah tidak memberi
kenikamatan yang tidak sering kita lihat dan kita dengar, sekecil apapun itu
nikmat. Nnikmat-Nya terus mengalir selama jiwa ini masih dilekatkan dalam raga
ini. Allah yang sangat bermurah hati kepada diri ini disegala situasi apapun
dan dalam kondisi lain. Sudah seharusnya dan diutamakan setiap kita nafas,
denyut nadi dan jantung masih berdetak, jadikanlah irama untuk bersyukur kepada
Allah. Terimaksih Allah atas seharian ini engkau berikan banyak kenikamatan,
entah saudara saya, makhluk paling sempurna ciptaan Engkau ada yang belum menemukan
rasa bersyukur itu. Sehingga setiap dalam kesulitannya ia merasa makhluk paling
menderita. Jauhkanlah dari segala pikiran buruk itu ya Allah.
Allah engkau hadirkan teman-teman
baru yang super inspiratif di BEM. Mungkin saya sudah terlamabat dan tertinggal
beberapa langkah dari teman-teman yang lain yang menikamati dunia itu, di dalam
LK. Namun, hal tersebut tak menyurutkan niat ku untuk menyerah pada ketertinggalan.
Malah sebaliknya, ketertinggalan itu membuatku untuk berpacu lebih kuat bisa
mengejar ketertinggalan. Meskipun dalam usaha itu ada halangan dan rintangan
yang selalu menghadang, itulah hidup yang selalu diberi teka-teki untuk
menjawabnya dan merubah setiap kekurangan yang ada menjadi banyak kelebihan
yang dapat dialirkan kepada orang sekitar.
Malam yang penuh kejutan,
sehingga aku terbangun dari tempat tidur untuk menuju tombol-tombol huruf yang
dapat menyusun kata-kata pendek sehingga berubah menjadi kalimat dan paragraf
untuk menguatkan hati dan menambahkan energi untuk terus bertahan di jalan-Nya.
(11 januari 2015, 02:10)
setiawati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar