Senin, 23 Maret 2015

Desa masa kecil


Keindahan alam kampung halaman sangat menyejukkan. Sederhana tanpa tersentuh modernitas yang saat ini merambah. Alam desa yang sederhana, inilah mengapa aku jadi rindu setiap kembali ke perantauan. Meskipun jaraknya tanah rantau hanya beberapa kilometer saja, namun aku rindu.
Kerinduan dimana aku dulu sangat dimanjakan dan besar dalam lingkaran yang kearifan lokalnya sangat terjaga. Rumah-rumah daun rumbia, joglo, dan limasan tanpa lantai masih banyak dijumpai lima belas tahun lalu. Mainan anak-anak bukan lagi gadget atupun mainan elektronik lainnya. Pelepah pisang,tanah liat, dan dedaunan masih menjadi primadona mainan yang indah dan penuh kreativitas anak-anak. Mainan tradisional anak-anak sangat kental dan masih banyak anak yang mau melakukan permainan itu. Jamuran, petak umpet, betengan, bola kasti, kodokan, singkongan, kelereng, boneka kayu dan daun,ayunan pelepah, mobil jeruk, wayangan, sepeda, Berburu kayu, beburu ikan, ada banyak mainan yang lupa apa namanya.
Hmm…melihat halaman rumah kini banyak berubah. Pohon belimbing yang jadi tempat nongkrong setiap siang sama teman-teman kecilku sudah ditebang. Pohon yang menjadi teman mengobrol dan banyak menggantungkan cita-cita untuk melihat indahnya dunia. Berharap dan membayangkan aku bisa melihat setiap sudut keindahan alam. Beton banyak menghias rumah-rumah tetangga yang kini berubah menghiasi desa. Jarang lagi anak-anak yang ramai didepan rumah sepulang sekolah dasar dan madrasah, kini sangat sepi. Televisi Sekarang menjadi tontonan,mainan elektronik yang sekarang jadi andalan. 
Iya„, tak terpungkiri modernitas sudah menenggelamkan budaya kearifan masyarakat setempat, ada sedikit titik yang mau untuk melestarikan. Uniknya pendidikan sebagai lembaga pelestarian budaya tak pernah mengajarkan apa itu mainan tradisional dan lagu daerah anak-anak. Telinga para anak biasa didendangkan dengan lagu-lagu dewasa yang seharusnya belum waktunya. 
Hhh….itu hanya sebatas lamunan biasa, bayangan masa kecil yang hadir, namun sedikit kaget dengan mainan anak-anak sekarang. Berharap desa dan budayanya akan tetap terjaga.

Aktivis vs Pasifis

belakangan lalu banyak quote-quote yang menyoroti gerak mahasiswa dengan kondisi Indonesia saat ini. perlunya saya mencermati dengan ktirik panas terhadap pemuda yang katanya penggerak dan pengontrol pemerintahan. 

Tujuh belas tahun lalu mahasiswa dipuncak eksistensinya bagaimana melawan ketidakadilan yang melanda negeri ini hingga pada titik krisis multidimensional. Mulai krisis yang menjadi sorotan yaitu, krisis moneter, pelanggaran-pelanggaran HAM, situasi politik yang tidak sehat lagi, hingga memaksa presiden kedua untuk lengser dari jabatannya karena kepercayaan masyarakat dengan pemerintahan saat itu sudah dititik kritis dan tidak ada harapan untuk pemimpin saat itu.

Minggu-minggu lalu mahasiswa mendapat kritik di berbagai sosial media. mahasiswa hanya menikamati kenyamanan bangku kuliah, yang aktivis hanya sekedar kajian tanpa aksi lapangan. Hal itu dipertanyakan bagaiamana dengan idealisme mahasiswa sekarang? sudahkah terbuai dengan kenyamanan reformasi yang telah berjalan tujuh belas tahun lamanya? 

Saya sendiri sebagai mahasiswa perlu mengklarifikasi sendiri bagaimana dunia mahasiswa sekarang. Kalau aktivis yang tak pernah turun aksi jalanan dikatanya cemen, aktivis jadi-jadian. ya, mungkin sebagian beranggapan seperti demikian, tapi mahasiswa yang hanya duduk dibangku kuliah bukan berarti mereka tidak peduli dengan kondisi sekarang. Namun mereka sedang menyiapkan amunisi ketika nanti telah menjadi sarjana akan menjadi bagian yang melakukan perubahan dalam struktural Indonesia. mereka belajar keras agar nantinya mampu bersaing dengan warga ASEAN dan Global dengan keterampilan da keahlihannya sesuai profesional bidangnya. meraka juga yang bakal meningkatkan PDB Indonesia nantinya. itulah alasannnya, ibarat dunia perfilman, mereka adalah para pekerja balik layar yang bekerja keras mewujudkan hasil yang maksimal dan yang paling terbaik. sama halnya mahasiswa yang katanya hanya duduk di bangku perkuliahan saja.

Tentang mahasiswa yang hanya melakukan kajian tanpa ada tindakan aksi turun jalan (demontrasi). Bukan berarti mahasiswa adalah sok-sokan melakukan kajian. Bukan berarti mahasiswa sok pinter dengan melakukan kajian, malahan lebih sering ketimbang dosen misalnya, iya kalau dosen tingkatnya sudah pada mengkaji, sedangkan  mahasiswa pada belajar melakukan kajian dengan isu-isu terkini. 

Saya sendiri setuju jika akan turun aksi di jalanan perlunya melakukan kajian. Alasannya dengan mengkaji kita tahu poin-poin mana yang akan dibawa yang memang benar untuk diperjuangkan demi membela rakyat. kita perlu tahu juga seberapa daruratkah sehingga perlu adanya aksi? apakah poin-poin tersebut memang fakta yang saat ini salah atau hanya sekedar asumsi sebagian orang saja. ketika kita meneriakkan hidup rakyat Indonesia, rakyat mana yang kita hidupkan dan kita bela ? jika apa yang kita perjuangkan salah . Mahasiswa tidak ingin hanya sekedar turun jalan melakukan tuntutan terhadap setiap keputusan dan kebijakan, namun perlu ada kajian untuk mengetahui ketidakadilan setiap kebijakan. Jangan sampai mahasiswa teriak-teriak di jalanan, tapi yang diperjuangkan salah, malahan akan menambah kesengsaraan rakyat. 

Jumat, 27 Februari 2015

Kecewa Hal Biasa untukyang Luar Biasa


Bersamaan dengan hujan kurelakan menunggu. Menunggu kabar gembira dan sekaligus objek kegembiraan. Sebelum hujan kulawan terik panas siang hari. Hampir pukul 11:30 berjubel dengan kendaraan besar lainnya di jalanan, menembus macet dan bau asap kendaraan, serta debu dan asap hitam akibat hempasan mesin-mesin kendaraan. Bersama dengan hujan aku menunggu. Kakak yang mengiyakan dan yang paling cepat respon membalas pesan yang kukirimkan. Aku dalam hati sangat senang, karena setelah sekian orang yang kuhubungi dan yang kumintai kejelasan hanyalah beliau yang menyanggupi. Tengah hari setelah sholat jumat, aku lancarkan lagi dengan sms si kakak tinggkat yang lebih memiliki pengalaman suatu forum yang akan saya ikuti. Setelah beberapa menit dari pesan terakhir yang akan menemui di Pusat Kegiatan Mahasiswa FE, ternyata si kakak mengirimkan pesan pendek yang isinya adalah tidak bisa membantuku memberikan satu syarat pokok aku mengikuti forum itu. Dari hari pertama di buka, usaha mendapatkan rekomendasi pertolongan sudah dilancarkan. Beberapa kali aku diskusi dengan temanku di wadah itu. Disarankan banyak mengenainya. Hampir di hari kemarin aku patah semangat, bangkit lagi karena ada satu orang yang bersedia. Namun tidak seperti yang saya harapkan. Mungkin ini belum kesempatanku untuk mengikuti sesuatu yang sangat berharga pelajarannya, karena banyak hal dan ilmu baru yang akan di kupaskan. Hanya ada satu harapan yang tertuju pada satu orang. Namun lagi-lagi aku menunggu, karena beliau sedang melakukan safari ilmu di perguruan ibukota sana. Semoga sebelum hari penutupan aku berhasil mendapatkannya, meskipun presentasi keberhasilannya aku mengkira-kira tidak lebih dari 50 %. Tak apalah, lebih baik mencoba dan gagal dari pada tidak mencoba sama sekali karena takut gagal. Option tulisan sesaat menjelang mengikuti FIM ke 17. Semangat semester satu untuk ikut di semester tiga mungkin tertunda. Dan semoga jika Allah menghendaki bisa berpartisipasi di periode berikutnya, namun sekarang semangat untuk ikut seleksinya.

Bicara Chanel Berita


Televisi, setiap membuka chanel pada waktu berita-berita di televisi saling memberikan informasi kepada seluruh negeri ini, ada yang unik sejak kemunculan gerakan koalisi pada masing-masing pendukung pada pemilu tahun lalu.
Setiap nama chanel televisi saling beradu kebenaran dan berargumen, seperti saya di tulisan ini. Terkadang saya merasa kesal sendiri dengan berita yang saling memihak, dan membenarkan salah satu pihak ataupun menambahkan dan mengurangi dari unsur kebenaran itu sendiri.
Misalnya chanel A selalu menampilkan berita yang menyudutkan tokoh ini karena rival dari pendukung pemilik stasiun televisi itu sendiri. Dan sebaliknya memuji-muji yang sangat berlebihan bagi pemilik stasiun televisi karena yang telah terjun di dunia politik yang saat ini banyak terjadi .
Benar dan baik sekali seseorang mau terjun dunia politik, karena saling berlomba dalam mengabdikan dirinya ke masyarakat dan bangsa, tetapi aneh juga jika seringnya menanyakan setiap aktivitas kelompok politik itu, di lebih-lebihkan, ya tidak masalah sebetulnya. Tetapi perlu diingat lagi bahwa menyampaikan informasi harus benar benar memihak kepada kenyataan dan fakta asli yang terjadi tanpa ditutupi dengan kemasan bahasa yang mendayu-dayu. Sehingga masyarakat ikut terhasut oleh pemberitaan yang tidaklah benar.
Media berita adalah salah satu tempat edukasi bagi masyarakat luar, entah itu orang tua ataupun anak-anak juga menonton. Nah sekarang, banyak berita yang informasinya simpang siur terutama mengenai hal politik dan hukum yang saat ini menghiasi setiap layar kaca televisi di negeri ini.
Sekali lagi media berita haruslah benar-banar dalam posisi netral yang tidaklah merugikan salah satu pihak. Perlu mengangkat kebenaran yang nyata terjadi dengan kemasan bahasa yang tidak menimbulkan persepsi lain selain objek asli dalam berita itu .

Percakapan Putri Maple di Email

Gambar :pixshark.com 


Tia  : hai maple, apakabarmu disana? Pastinya kau sangat baik bukan? 

Maple: hai tia, aku disini sangat baik untuk sementara ini. Bagaimana dengan dirimu disana, yang kata orang-orang yang mengunjungiku negerinya sangat indah bukan? 

Tia  : aku juga sangat baik map, hhe….iya bisa saja kau memuji negeriku. Aku pun belum sepenuhnya melihat keindahannya disini map. 

Maple : Tia, kapan kamu mau mengunjingiku. Ini pas sekali saat rambutku indah banget, mahkotaku banyak sekali yang suka. Tapi,aku lihat-lihat kamu kok ngga ada sendiri diantara orang-orang yang sering kesini. 

Tia  : iya map, akupun juga ingin melihat wajah aslimu bagaimana? Pastinya sangat cantik bukan? Aku ingin mengunjungimu saat nanti bersama teman setiamu di musim dingin map, bagaimana masih sabarkah kamu menungguku? 

Maple: apa kamu tidak takut jika bertemu bersama temanku itu, yang mungkin kamu belum terbiasa bertemu dia, apalagi negeri mu tidak ada teman seperti dia. Akupun takut kamu akan lari ketika kamu datang saat musim dingin karena aku selalu mendekati si dingin itu. Karena aku tinggal tubuh yang menjulang dan ranting-ranting yang tanpa mahkota, tak secantik mahkota yang ada di foto profilku setiap pesan masuk emailmu. 

Tia  : justru itu daya tarikmu maple, aku sudah terlalu bosan melihat keindahan mahkota yang selalu kau kirimkan di emailku. Aku tak pernah melihat darimu bagaimana kamu berhadapan dengan tekanan, apakah kecantikanmu berubah, apakah kamu merasa sedih dan tersiksa karena setiap tahun kamu harus menghadapi temanmu itu. 

Maple: Ya Allah„ bagaimana dengan jalan pikiranmu sih tia? Orang-orang lebih senang saat mahkotaku mulai memunculkan warna terindahku. Tapi kamu malah ingin melihat ku saat semua sudah tinggal ranting saja? 

Tia  : iya maple kamu lebih indah saat musim dingin temanmu itu datang, tak bisa juga dipungkiri saat semipun kamu lebih indah. Aku senang dengan caritamu dengan empat musim temanmu. Nanti ya maple pada akhirnya aku akan bertemu denganmu. Melihat keceriaanmu meskipun ada diantara musim teman mu itu, kamu tidak menyukainya. Aku akan mengabadikan dalam jepretan dengan kamera sederhanaku dan akan ku sandingkan dirimu bersama temanku, namanya diary. Pastinya kamu kan suka maple cantik. 

Maple: wah„ Iyakah ? Segera tia, aku sudah tak sabar melihat senyummu dihadapanku. Berfoto ria denganmu disisiku, dibawah rindangnya mahkotaku dan hangatnya temanku si matahari. Sampai jumpa tia, salam dari teman-temanku putri maple. Mereka menunggumu disini menanyakan cerita indah darinya negeri yang indah itu. 

Tia  : Amin, semoga lekas terwujud ya Maple. Sampai jumpa lagi di emailmu berikutnya ya. Aku harus melanjutkan aktivitasku untuk segera bisa bertemu denganmu :-D. Bersambung

Selasa, 27 Januari 2015

hai....reders,,,alay ya...sapaannya. saya hanya sekedar menyaapa lewat tulisan yang mungkin membuat sakit mata. hha ,,,emang iya sepertinya. ngga sempet buat nulis minggu-minggu ini karena lagi sibuk banget dengan agenda kampus guys. ayo mari berkarya dan lanjutkan aktivitas lagi reders, see you again in this blog readers

Jumat, 16 Januari 2015

Just mom my sweet heart now


Dinginnya malam tak menghalangi langkahnya menelusuri setiap sudut jalan untuk menemukan pencerahan. Walaupun terik matahari yang membakar kulit lembutnya tak memberi halangan baginya untuk terus memberikan yang terbaik .

Keterbatasan finansial tak memmbuatnya malas terus mencari untuk yang Ia cinta. Meskipun hal itu membuatnya dicerca sekalipun. Apapun dia lakukan untu kesangannya. Insane yang memang tak harap balas jasa yang terpenting induk inangnya bagia ia pun bahagia.
Tubuh lemahnya tak membuatnya malas untuk menyiapkan segala kebutuhan di setiap harinya. Ia teramat sempurna sebagi seorang bunda dan orang tua bagi anak-anaknya.

Semangat itulah yang selalu tertanam dalam lubuk hati untuk terus berjuang melawan diri berjuang mengejar mimmpi. Rasa iba yang terus menggelayuti dalam setiap malam tidurku teringat kegigihan beliau. Seperlima abad aku dilahirkan dan dibesarkan dengan kasih saying yang tak kurang. Pendidikan yang amat teramat baik dibandingkan anak-anak teman sebaya beliau. Meskipun ia tak merasakan indahnya dunia pendidikan dan manisnya kehidupan anak muda. Sungguh penganghargaan yang tak terhingga patut ia sandang dan bawa.

Malaikatku pada setiap detik umurku, inginkku memberimu apa yang melebihi engkau berikan. Dalam dekapan setiap kata dalam doa malamku engkau yang selalu kuutamakan. Namun kurang rasanya jikalau di seperlima abad ini tanpa memberinya sesuatu yang amat berarti baginya. Prestasi akupun biasa, anak yang penuh budi pekerti tidak juga. Bundaku sayang yang selalu kuingat setiap langkah perjuangamu untuk kutiru berlari menuju mimpiku yang tak hingga jika dinilai dengan angka.

Engkau alasanku untuk terus maju secepat dan seakurat mungkin dalam memilih mimpi dan mewujudkannya. Berjanji sudah biasa dan lupa lain kala, sekarang bertekad dalam hati dan kebiasaan yang terbaiki untuk selalu survive dalam setiap langkah perjuangan ini.

friendship forever

Hampir sepersepuluh malam yang indah di bulan Ramadhan tanggal 7 juli 2014. Aku menuliskan setitik penyesalan dan harapan untuk yang akan datang. Aku setidakkan masih beruntung memilki teman-teman yang mengingatkanku dalam kebaikan. Takkan ku lupa engkau para teman dan sahabatkku yang pernah mengisi di setiap hari-hari meskipun terkadang selisih selalu hadir di pertengahan persahabatan kita. Engkau adalah tempat ketiga tempatkku  bernaung setelah orang tuaku dan saudaraku, aku takkan membedakan siapa kamu, dari mana kamu karena sejati teman adalah menyatukan visi misi dalam hal kebaikan sekalipun hal tersebut adalah tindakan yang mungkin menurut orang kurang berkenan.

Teman-temanku yang jelas terlihat sekali masih berteman erat teman SD hingga aku kuliah (Cuzzon/Nur Khasanah). Masih memperhatikkan bagaimana hidup itu harus dilakukan, member motivasi disaat diriku diterpa kemalasan dan rasa yang terlalu lupa akan tugas yang sekarang kujalani sebagai anak kuliah untuk memuntut ilmu sebanyak-banyaknya. Dia sosok sahabat bagiku pertemanan hingga 13 tahun lebih membuatku sering saling kontak dengannya, teman-teman lain yang selalu mengirim pesan penyemangat terimakasih engkau teman terbaik yang pernah kumiliki. Teman kostku sekarang amid an tina kau selalu memberiku saran dan teguran disaat aku lupa dan terlalu asyik dengan aktivitasku yang mungkin kurang bermanfaat bagiku. Aku berterimakasih kepada semua kawan terbaik yng selalu mau menjadi teman yang tanpa pemilih dan memilih.

Orang tuaku adalah alasan pertama mengapa aku selalu bertahan dan berdiri untuk menuju keinginan terbesarku mencapai cita-citaku akademisi. Mereka adalah motivasi utama yang selalu membuatku untuk terus menjadi yang terbaik dinatara yang paling baik, meskipun aku sendiri terkadang lupa apa amnah beliau serta tugas utamaku berada disini. Aku terus berjalam menyusuri terjalnya jalan untuk arah tujuan membahagiakan mereka dan kedua adik cantikku. Suatu saat nanti tiga tahun kedepan aku sangat berharap kepada diriku mempersembahkan yang terbaik bagi mereka , dua tahun kemudian aku akan merubah likisan abstrak citaku dan semu gambar hidupku dan keluargaku menjadi terang bersama allah dengan rahmatnya yang selalu mengaliri jalan hidupku sampai saat ini.

Dan ini adalah catatan kecilku untuk membiasakan keinginanku dan ambisi ingin meraihnya, writing memulai dari yang terkecil termasuk menulis keseharian yang mungkin sangat konyol. Dibalik cerita dan kejadiaan pasti ada makna. Tulisankku yang termotivasi dari kehidupan nyata para pencari ilmu, semoga diberikkan kelapangan dalam menerimanya dan bermanfaat dalam aplikasiannya. Thank you so much all my friends in my life, I love you and always miss you, be strong, keep spirit make your dream come true with good grade

http://setiajoinfun.blogspot.com/2014/07/freidship-forever.html

Mahasiswa

Mahasiswa. Maha atas kesiswaan.predikat tertinggi kalian dalam dunia pendidikan. Mahasiswa para intelektual muda yang penuh jiwa-jiwa muda sebagai harapan bangsa. Kita bisa mengubah dunia, seperti kata soekarno “beri aku satu  orang tua maka akan kucabut semeru dari akarnya, dan beri aku sepeluh pemuda maka akan kuguncangkan dunia”. Kata-kata yang sederhana, namun sangat mendalam. Mengajarkan wahai para kaum pemuda khususnya kalian para mahasiswa, bagaimana dengan keberaniaan kalian untuk mengubah dunia.
Mahasiswa! Kalian adalah jiwa muda, dimana kalian bebas mengekspresikan segalanya. Kegemaran kalian, ide kalian, passion kalian, entah apapun itu bentuknya dengan artian positif dan tidak melanggar norma dan peraturan yang ada.
Mahasiswa! Kalian adalah salah satu dari sekian ribu bahkan jutaan mahasiswa di indonesia dan mahasiswa yang ada di luar negeri. Kalian adalah harapan bangsa, aset atau kekayaan negeri ini. masyarakat penuh harap pada kalian  wahai mahasiswa,  berharap agar kalian dapat memperjuangkan hak-haknya. Hak yang tidak diberikan oleh para kaum penguasa negeri ini. kalian wahai para mahasiswa, masyarakat tahu kalian pernah mencetak sejarah reformasi negeri ini. hmmm...tentu kalian tahu akan sejarah itu. Dimana jiwa kalian geram dengan otoriter yang terjadi pada penguasa negeri ini, yang sekarang telah berlalu lebih dari satu dekade adanya reformasi.
Wahai kalian para mahasiswa, dimana hak-hak suara kalian dalam memperjuangkan masyarakat yang kurang beruntung tidak didengar. Saat itu juga jiwa  muda kalian dan intelektual kalian, meledak seketika untuk memperjuangkannya.
Mahasiswa! kalian yang biasa teriak dijalan, katanya? Terkadang teriakan kalian tak didengar bahkan pintu lembaga tertutup rapat untuk sekedar mendengar satu tuntutan dari sekian banyak tuntutan.
Mahasiswa ! kalian sang pencari paradigama kebenaran. Dimana kalian perlu untuk rajin mencari bekal dalam membuka tabiir kekelapan dan banyak kebohongan negeri ini. kalian perlu mengisi cairan-cairan yang dapat menghilangkan bakteri dan virus-virus perusak peradaban.
Dari sederetan budaya kalian dan kalian yang identik dengan sebutan control sosial dan lembaga pemerintahan. Apa yang seharusnya kalian siapkan dan terus mencari demi membuktikan fakta-fakta, jangan hanya retorika.
Budaya kalian, kita para teman-temanku mahasiswa memang berbeda. Bangsa kita memiliki aset budaya yang tak ternilai dengan nominal berapapun panjang angka-angka yang ditawarkan. Kekayaan sumber daya alam yang sangat berlimpah, gugusan pulau-pulau yang membentang dari ujung barat Indonesia sampai timur Indonesia.
Wahai kalian para mahasiswa. Kalian tentu mengetahui bangsa kita sangat kaya atas segalanya yang kita miliki. Namun apa bekal kalian dalam mengelola itu untuk kemaslahatan bersama.
Dunia kalian bukan lagi seperti dunia anak SMA. Dunia kalian sudah berbeda, waktu kalian juga sayang sekali jika tak pandai mengelolanya. Kalian butuh banyak belajar, lalu sekarang apa yang perlu dipelajari. Aku sudah pintar dengan ilmu-ilmu ekonomiku, sudah tak perlu aku mencari ilmu lain selain bidangku saat ini. hhha....hanya itukah, padahal kalian calon pemimpin bangsa yang perlu juga pandai untuk berdiplomasi, bukan hanya sekedar bicara bidangmu saja. Namun keseluruhan masalah global yang terjadi.
Mahasiswa hanya sekedar update dan baca setatus? Hha...apa itu fungsi kecanggihan teknologi dan era informasi saat ini. kalian hanya baca status keluhan tentang cinta, galau merana dan sebagainya. Kalian meresahkan yang sebenaranya tak perlu untuk kalian galaukan.
Kalian hanya perlu menggalaukan bagaimana kapasitas kalian. Kompetensi kalian, jiwa sosial kalian, jiwa-jiwa nasionalis kalian. Kompetensi kalian perlu kalian isi penuh dengan segala ilmu dan bidang yang kalian tekuni. Bagaimana perpustakaan? Apa kabar ya? Nanti deh kalau sudah mendekati skripsi dan ujiannya. Mahasiswa baca saja tak pernah, perpustakaan dibiarkan kosong dan jutaan lembar buku dibiarkan rusak karena debu. Ramai kok...hmmm...iya memang tapi ramai karena berburu skripsi. Kalau begitu sama halnya sks, sama halnya kalian para kaum kurang beruntung dijalanan sana.

Apalagi menulis. Aktivitas sehari saja malas menulisnya, apalagi ilmiah. Bagaimana kalian  bisa disebut para intektual. Mahasiswa para pengembang dunia keilmiahan dan harusnya mampu untuk membuat gebrakan baru atau memunculkan teori-teori baru dalam menyumbangkan ide perubahan.
Tuhan ! iya ya seharusnya aku malu jika hanya kampus, bangku dan warteg, serta kasur yang selalu saya tuju. Biaya kuliah saya yang sebagian dari uang mereka para pembayar pajak negara, hanya untuk subsidi kuliah saya sebagai mahasiswa. Mereka para pengemis dijalan, tukang becak, pedagang asongan, petani, dan para buruh swasta. Membayar mahal demi saya, hanya untuk berharap dapat mengubah nasib mereka.

Sekarang saya mahasiswa saatnya mengubah kebiasaan saya dan paradigma saya yang terbelenggu dalam keterbelakangan hampir masuk jurang nestapa kekalahan dari bangsa dibelahan dunia sana. Sekarang! Saya mahasiswa berjanji untuk mengubah malas saya dalam belajar banyak literatur ilmu yang harusnya saya cerna. Membaca adalah salah satu perantaranya. Saya mahasiswa berjanji untuk menyumbangkan tulisan, walau hanya cerita harian saya yang mungkin kurang bermakna, namun setidaknya itu dapat memberi dorongan semangat kepada diri saya. Jiwa kepedulian saya akan  kubangun dengan kepekaan mengenai keadaan sekitar yang sangat membutuhkan uluran tangan saya.
Sekarang saatnya saya mahasiswa berubah karena saya adalah aset bangsa yang bukan diharapkan untuk diri sendiri tapi bangsa ini.

Kita bisa mengubah. Kita bisa saat ini juga dengan komitmen dan konsistensi yang harus terus terjaga. 

by : setiawati (ditulis 16 januari 2015 saat Graduation Ceremony Economic futire leader second generation dalam rangka renungan malam wisuda)

Selasa, 13 Januari 2015

Inspiring of My Life

THE MIRACLE IS YOU
Ditengah dinginnya malam , ditengah sinar bulan dan kerlipan bintang malam yang berjajar menyebar bagai lautan permata. Seiring tangan kecil ini menorehkan  tinta dalam kertas putih ini.
Tak dirasa akibat lalainya diri kita yang tak memanfaatkan waktu semasa anda sekolah . kini penyesalan datang ,mengapa tidak datang lebih awal sebelum anda merasa bahwa saat ini diri anda bener-benar gagal. Gagal lulus seleksi dalam pemilihan SNMPT undangan , tes SNMPTN tertulis, bahkan SPMU juga. Disaat itu juga anda merasa sia- sia karena belajar anda dari TK hingga SMA sia-sia saja ,bahkan orang-orang disekitar anda juga tak memberikan kepercayaannya lagi . mungkin ada rasa kecewa andapun kecewa juga dengan diri anda .
Andaikan waktu bisa diputar kembali ,anda pasti akan menarik omongan anda untuk menjadi orang biasa dan merubahnya menjadi  orang yang luar biasa skiil individu anda. Karena sering kemakan omongan anak-anak mengecap dirimu pintar dan tak banyak yang sirik karena sukses yang kutorehkan semasa kelas X ,yang mengikuti prinsip buruk seseorang . yang akirnya pada akhir cerita rentetetan putih abu-abu tidak menjadikan akhir cerita yang bagus namun kegagalan demi kegagalanku untuk menjadi mahasiswa di perguruan tinggi negeri.
Memang patas untuk diriku yang dulu sering meremehkan hal-hal kecil ,yang pada akhirnya itu merupakan pelajaran terbesar yang tak pernah anda dapatkan setelah lulus SMA. Banyak kisah sukses seseorang yang menjalali hidupnya tak semudah membalikkan telapak tangan. Andapun tahu disekitar lingkungan sekolahmu juga ada ,bahkan iapun takk segan untuk malu melakukan hal apapun yang baik untuk dirinya meski, apa yang dilakukannya malu untuk sebagian teman-temanmu. Kini andapun menyadari bahwa sukses itu tidak perlu malu untuk melakukannya, tidak perlu ragu, tidak putus semangat meski menghadapi halangan yang sebetulnya halangan itu mengantarkan pada kenikmatan hidup.
Sebuah kegagalan dan bahkan lebih harus di jadikan untuk kita maju. Mengapa kita dulu gagal? Kekurangan apa dalam diri kita mengapa sering gagal. Biarpun orang menganggap remeh atau tidak memeberikan kesempatan untuk lebih maju dan kuat dalam meraih sukses. Anngaplah itu adalah lalat yang lewat dihadapanmu .
Banyak kisah orang sukses yang menuai banyak kegagalan ,bahkan kegagalan itu lebih menyakitkan dirinya,itulah jiwa seorang yang dilahirkan untuk sukses, itu merupakan rentetan tes ketahanan yang menguji dirinya apakah setelah sukses bisa menjadi orang tangguh dan bijaksana.
Kini semuanya terserah dirimu mau menghadapi serentetan ujian yang sulit atau menghindarinya dan pada akhirnya kamu akan menyesalinya. THE MIRACLE IS YOU ( keajaiban ada dalam diri kamu) .


Arti kesempurnaan
Sempurna . sempurana yang terlintas dalam diri seorang individu pasti adalah indah , bagus , keren. Jika seseorang sempurna apa yang terpikirkan dalam benaknya? Mungkin sebagian orang bahkan lebih ,sempurna itu adalah jika dilihat dari rupa yaitu cantik ,tampan. Dilihat dari segi materi pastinya kaya, banyak uang ,apapun yang dinginkan pastinya dapat ia dapatkan. Dilihat dari segi pendidikan dan jabatan tentunya pendidikan tinggi dan mempunyai jabatan yang tinggi dan diagung-angungkan. Di lihat dari relasi hubungan antara lingkungan sekitar mungkin banyak teman ,rekan kerja yang mendukung, dan mempunyai dambaan hati yng sesuai kretiria .
Tapi bagaimana jika diantara kita tidak mempunyai kelebihan-kelebihan sepertii yang telah disebutkan . jika salah satu saja bahkan lebih dari satu kita tidak mempunyai kelebihan tersebut . apakah kita ingin memaksakan untuuk mirip bahkan identik untuk memiliki kesempurnaan tersebut. Mungkin didunia ini ada sempurna yang telah disebutkan . tapi apakah diantara kalian pernah berpikir kesempurnaan tentang kedewasaan tentang pola pikir anda?
Bukankah kita manusia yang diciptakan sempurna namun apakah pola pikir kita sempurna? Sempurrna tidak harus cantik ,tampan ,kaya ,pendidikan tinggi, serta jabatan tinggi. Banyak kasus yang diberi karunia sesempurna mungkin, tapi tidak memiliki kesempurnaan pola pikir (kecerdasan IQ dan ESQ).  Bahkan yang diberi kenikmatan tersebut banyak yang menyia-nyiakannya untuk hal yang tak penting bahkan merukigan lingkungan sekitarnya.
Sempurna dalam pola pikir (IQ dan ESQ) sangat perlu , apalagi diera jaman yang modern. IQ berupa kecerdasan intelektual ,tapi sangat disayang jika kita mempunya IQ tinggi tapi  tidak memiliki kecerdasan dalam hal segi emosi yang tak kunjung dewasa bahkan malahan cenderung seperti anak-anak.
Pola pikir yang bangus juga akan memengaruhi dalam aktivitas kita . justru  jika kita memiliki kecerdasan IQ dan ESQ akan menguntungkan kita nantinya, mungkin saat kita sudah bekerja ,berumah tangga , mengurusi usaha ,dan mendidik anak.
Sempurna tidak harus yang baik karena kesempurnaan yang sebernanya jika kita memiliki kecerdasan IQ dan ESQ. Banyak orang yang miskin ,tubuh tak semmpurna, yang justru memiliki kebijaksanaan dalam hal emosi dan manajemen pikir yang bagus
Jadi sempurna itu adalah kesempurnaan dalam hal sikap ,emosi ,intelektual ,kesempurnaan kedekatan kita dega Tuhan .
Anda tinggal memilih ataukah sempurna dalam hak rupa ,pendidikan ,jabatan , tapi tidak memiliki kesempurna pola pikir ( kecerdasan IQ DAN ESQ). dan ataukah memiliki kesempuraan yang lengkap (rupe,materi,pendidikan,jabatan dan kecerdasan IQ sertaESQ).





EURO 2012


Euro 2012, suatu kompetisi bergengsi di benua eropa. Banyak orang memprediksi siapakah juara piala bergengsi it? Mereka  memprediksi jerman , Belanda, Prancis, atau jika memungkinkan Spanyol. Sang juara Euro 2008, piala dunia 2010.
Ternyata prediksi orang tidaklah selalu benar. Spanyol sang Negara matador dianggap tidak mungkin menjuarai Euro untuk kedua kalinya. Namun anggapan orang-orang dipatahkannya di laga piala Eropa dini hari 2 juli 2012. Tidak ada yang tidak mungkin, Spanyol berhasil mempertahankan gelar juara. Dengan semangat juangnya yang begitu yakin .
Finalis Euro 2012, Italia kemungkinan yang di anggap merebut trofi kemenangan tersebut, ternyata kalah dengan skor 4-o tanpa balas. Prediksi orang bahwa italia yang akan merebut gelar juara , karena selama pertandingan antara Spanyol antara Italia , Italia hanya kalah satu kali dari Spanyol. Bahkan pengamat sepak bolapun juga memprediksi demikian , bahwa Italialah sang juaranya karena selama piala eropa diselenggarakan belum ada Negara yang berhasil mempertahankan gelar juara. Namun tidak bagi Spanyol yang berhasil mempertahankan gelar juara dimalam itu.
Kemenangan Spanyol tidak lepas dari jasa seorang sang pelatih yang berhasil mempersatukan timnya yang notabennya dari klub besar yaitu Barcelona dan Real Madrid serta beberapa pemain yng berasal dari Negara lain. Komunikasi yang baikj antara pelatih dan pemainnya serta kepercayaan dan kenyakinan untuk menjadi juara. Kesolitan itulah yang terjalin tim spanyol dan perlu dicontoh oleh yang lainnya,
Spanyol . itulah gambaran dari perjuangan . apakah anda ingin sehebat tim nasional Spanyol dan menjadi yang tak terduga serta mempertahankan kebanggaan bangsanya yang didera krisis financial.
Meskipun banyak orang yang pesimis dengan Spanyol , kekuatan semangat itulah menghantarkan menjadi tim tersukses diabad ke-21.
Selamat membangun semangat untuk kesuksesanmu pada masa depan . dari uraian diatas dapat kita ambil  pelajaran .
Don’t stop building your dream, make your dream come true.
  

INI HASIL TULISAN DISELA-SELA KETIDAKPASTIAN MENUNGGU DALAM KEPUTUSASAAN UNTUK BISA MASUK PTN. INILAH SAAT-SAAT AKU BENAR-BENAR MERASA TERPURUK DAN TULISAN SEMANGAT YANG MUNCUL DALAM DIRI ADALAH SEMANGAT. MASIH BANYAK TULISAN-TULISAN MOTIVASI UNTUK DIRI SENDIRI YANG TERSELIP DALAM DIARY. 
KINI SAATNYA AKU BANGKIT DAN SELALU POSITIVE THINGKING APA YANG AKU INGINKAN DAN CITAKAN TERWUJUD, TELAH KUBUKTIKKAN DENGAN TULISAN INI. THANK YOU TO ALL MY FRIENDS ALWAYS GIVE ME SPIRIT OF MY LIFE.

Just Fun With Friends

Rasa bahagia itu bisa diukur darimana saja meskipun itu hal-hal kecil. inilah kebahagiaan yang paling dirasa saat masa belajar yang mungkin masa remaja yang hampir diujung bebrapa waktu.
  
sampookong in action 

Dan bukan hanya ini saja kalau ada sedikit waktu luang kuliah, kita sampai melesat ke laut utara alias laut jawa pinggirannya saja, nama lainnya pantai hhaa,,,. iaya sebulan lalu aku dan teman-teman kelas touring ke Jepara. inilah jalan-jalan terenak semua serba gratis karena temennku memang anak jepara, jadi semua guide tour di situ dia kenal makanya tiket bisa gratissss........tahukah ini nepotisme sebetulnya atau bahasa kerennya gratifikasi, seperti bahasanya orang-orang senayan saja ya.karena kita-kita bukan pejabat jadi tidak bakalan di intip-intip KPK. biarlah para pejabat yang mencuri uangnegara yang di intip-intip terus sama KPK.
 in kartini beach japara
Dan ini hangout ala anak-anak kreatif kelas aku, kepengen hemat jadilah semua dibawa dari cobek, terus yang buat ngalusi pasangannya cobek, ada makanan khas indonesia kalau ada angin puting beliung langsung terbang sampai kutup selatan alias KRUPUK. 
hmm...kelihatannya enak

Dan itulah cuplikan daily activity selain di dalam kelas. oh..ya lupa krupuknya nggak ada ya, tenang saja aku akan menampilkan makanan yang tetap dicintai orang Indonesia guys.
 tuh makanan kalau ada angin puting beliung langsung kabur
Nah tu krupuk sang idola bersama warga Indonesia yang masih ada tak hilang meskipun jaman sudah berganti namun tetap abadi jadi idola warga Indonesia. setia banget kan krupuk masih rela ada untuk kita meskipun terkadang ia disia-siakan.

http://setiajoinfun.blogspot.com/

Sekilas Tentang 17 Agustus

Maaf sebelumnya, mungkin tulisan ini telat dalam penyampaiannya karena sudah tidak pas dengan momentnya. namun sekarang kan masih berasa hawa merayakan kemerdekaan, jadi tak ada salahnya jika aku berbagi sedikit pengalaman yang lalu mengenai 17 Agustus. 
Sebenarnya tulisan ini telah aku tulis tepat di hari lahir bangsa ini , anamun karena kesibukan jadi sekarang baru bisa membagi tulisan ini.
Hari ini tepat hari lahirnya bangsa Indonesia. Ya usianya hmpir menyentuh seperempat abad, usia kemerdekaan Indonesia hampir setara dengan usia harapan hidup orang Indonesia. Meskipun sudah menginjak usia yang ke- 69, namun wajah Indonesia takkan pernah tua. Mengapa demikian?? Iya karena wajah indonesia dihiasi oleh para pemuda bangsa ini yang senantiasa berbenah diri untuk menuju Indonesia yang maju dan sejahtera.
Bicara HUT RI pasti ada berbagai aksi sebagai tanda dan perayaan untuk Indonesia. Berbagai perlombaan seperti lomba karung, makan krupuk, panjat pinang, dan lain lain yang tak bisa aku sebutkan disini. Jaman aku masih SD meriah sekali termasuk lomba tersebut. He he ..asyik lho, coba ingat-ingat deh masa HUT RI jaman masih kecil kalian dulu.
Oh ya di desaku dulu dan sekarang yaitu desa Tlogomulyo, setiap HUT RI bisa dipastikan ada karnaval tujuh belasan kecuali bulan puasa ya. Ya iya kasihan adik-adik yang kepanasan nanti dehidrasi he...he.... dulu waktu aku masih jaman SD pertama ikut karnval kelas dua SD, masih inget banget nih aku menjadi barisan anak pramuka yang berbaris di depan para anak berseragam merah putih dan topi dengan warna yang sama. Aku berbaris dengan pakaian pramuka dan topi besek(mirip tempat nasi yang terbuat dari bambu). Kelas tiga aku jadi tukang ronda lengkap dengan sarung kentongan dan peci, keren ga tuh. Kelas empat aku menjadi altet olah raga bulu tangkis, berpakaian olah raga lengkap dengan topi dan raket (raket minjem tetangga sebelah)hhe... .  kelas limanya aku menggunakan sepeda hias, pas banget waktu itu aku baru dibelikan sepeda baru merk phonik dihias pakai kertas hias warna warni. Kelas enamnya hha....aku lupa jadi bagian apa? (emotnya mringis)
Sejak aku masuk SMP tidak pernah ada karnaval lagi (emotnya sedih), perayaan HUT RI hanya ada prosesi sakral upacara(ha..ha..kayak pernikahan saja) memperingati hari kemerdekaan RI tanggal tujuh belas Agustus, setelah upacara ya sudah pulang...cepet-cepet nonton barisan paskibraka nasional yang tayang di TV. Tapi sebelumya ada perlombaan seperti tarik tambang, estafet air, lomba kreasi dan kebersihan kelas, balap karung (tak pernah lupa sampai sekarang)dll.
Setelah masuk SLTA/SMA lombanya semakin edukatif dan tentunya sangat fun alias menyenangkan (sedikit pakai bahasa asing biar keren he..he..). Banyak jenis perlomabaan mulai dari olah raga voli, basket, vutsal. Dari bahasa dan sastra ada lomba mading lengkap dengan puisi di dalamnya, cerpen dari tiga bahasa Prancis, Jawa, Indonesia. Dari seni musik ada lomba band. Lomba kebersihan dan kerapian kelas, lomba upacara. Dan di hari H tentunya ada upacara peringatan HUT RI. H+1 ada kegiatan rutin di kecamatan Gubug yaitu karnaval tujuh belasan, ini nih paling ditunggu para warga masyrakat sekitar karena penuh dengan pertunjukan. Selama aku SMA ada karnaval hanya satu kali karena dua tahun berikutnya berpapasan dengan bulan puasa, jadi tidak dimungkinkan untuk diadakan karnaval berkeliling jalan protokol Gubug.
Jaman SMA paling terkesan karnavalnya, anaknya pada kreatif,ada yang jadi pengantin lengkap dengan pakaian adat seluruh nusantara, berbagai profesi, hantu (kuntil anak, sundel bolong, tuyul ada, rada serem...) pakaian jadul lengkap dengan sepeda untanya dan topi serta kaca mata, masih banyak lagi serta lupa pula aku... (logat papua). Setiap kelas wajib menghadirkan tema bebas, ada yang memilih tema putri lengkap dengan pakaian ala putri dan pangeran serta memegang mawar putih, ada yang tema rocker dengan atribut serba hitam, ada tema adat jawa lengkap pakaian blangkon dan kebaya, ada tema perkusi yang semua anggota kelasnya bawa barang rongsokan sebagai pendukung perkusi dan bisa dipukul dengan irama,tema kartun waktu itu spongbob besar barisannya berpakaian serba kuning, tema kampus dengan atribut pakai kaca mata dan pakai maskot buku gede dari sterofoam (kelas aku dulu). Dan masih banyak lagi yang tak bisa aku sebutkan satu persatu. Lupa juga kalau nyebutin satu persatu kelas karena ada banyak kelas kelas sepuluh ada tujuh kelas, kelas sebelas dan dua belasnya sama ada tujuh kelas. Namun sekarang sepertinya kelasnya nambah lagi.
Dari barisan karnaval tersebut berkumpul dengan tiga SMA swasta, tiga SMK swasta, satu SMP Negeri, Tiga SMP swasta dan SD di desa Gubug (ngga sanggup ngitung). Dari mereka banyak juga tema yang dihadirkan dan pertunjukan.
Setelah semua peserta dari instansi sekolah se-desa Gubug hadir di lapangan kecamatan,  baru semuanya peserta berjalan mengelilingi jalan protokol gubug dengan nomor urut untuk menjaga ketertiban. Dalam karval dinilai sekolah mana yang paling unik kreatif dan rapi maka itu pemenangnya dan dapat hadiah dari bapak camat.
Namun sekarang sudah kuliah jadi tidak ada profesi upacara sakral, karnaval, sekarang hanya jadi penonton setia acara tersebut di TV dan di jalan (kasihan bener...). di kampus ada juga, namun hanya ditujukan bagi mahasiswa baru lengkap dengan pakaian hitam putih dan para bapak ibu dosen serta para birokrat kampus, tidak dimungkinkan seluruh mahasiswa berkumpul menginguti upacara karena lapangannya tidak muat. Meskipun demikian rasa banggaku serta hormatku masih tertanam menjadi bangsa Indonesia. Dirgahayu Indonesiaku yang ke-69. MERDEKA....MERDEKA!!!!!!!!!!!!!!!!! dan jayalah negeriku INDONESIA.
oleh :      http://setiajoinfun.blogspot.com/

Malam Kejutan

Sudah menjelang pagi mata ini tak kunjung bisa untuk memejamkan mata. Merebahkan badan dan meredam pikiran yang seharian penuh dengan banyak masukan. Memulihkan kembali hormon, sel-sel yang seharian ini aus untuk aktivitas di luar ruangan yang melelahkan.
Terbangun dari tempat tidur yang belum memejamkan mata untuk tidur. Kesulitan tidur meskipun hari sudah berganti, tanggal sudah menunjukkan pertambahan angkanya. Jam menunjuk pukul dua dinihari. Biasa begadang, tapi tak selarut ini belum bisa untuk mengistirahatkan badan sejenak. Pernah, namun hanya sesekali.

Hampir lupa bahwa seharian ini penuh kejutan dan warna pena bahagia yang diberikan oleh Allah. Sungguh Allah tak sedikitpun dalam sehari atau sejam, semenit, sedetik, pernah tidak memberi kenikamatan yang tidak sering kita lihat dan kita dengar, sekecil apapun itu nikmat. Nnikmat-Nya terus mengalir selama jiwa ini masih dilekatkan dalam raga ini. Allah yang sangat bermurah hati kepada diri ini disegala situasi apapun dan dalam kondisi lain. Sudah seharusnya dan diutamakan setiap kita nafas, denyut nadi dan jantung masih berdetak, jadikanlah irama untuk bersyukur kepada Allah. Terimaksih Allah atas seharian ini engkau berikan banyak kenikamatan, entah saudara saya, makhluk paling sempurna ciptaan Engkau ada yang belum menemukan rasa bersyukur itu. Sehingga setiap dalam kesulitannya ia merasa makhluk paling menderita. Jauhkanlah dari segala pikiran buruk itu ya Allah.

Allah engkau hadirkan teman-teman baru yang super inspiratif di BEM. Mungkin saya sudah terlamabat dan tertinggal beberapa langkah dari teman-teman yang lain yang menikamati dunia itu, di dalam LK. Namun, hal tersebut tak menyurutkan niat ku untuk menyerah pada ketertinggalan. Malah sebaliknya, ketertinggalan itu membuatku untuk berpacu lebih kuat bisa mengejar ketertinggalan. Meskipun dalam usaha itu ada halangan dan rintangan yang selalu menghadang, itulah hidup yang selalu diberi teka-teki untuk menjawabnya dan merubah setiap kekurangan yang ada menjadi banyak kelebihan yang dapat dialirkan kepada orang sekitar.

Malam yang penuh kejutan, sehingga aku terbangun dari tempat tidur untuk menuju tombol-tombol huruf yang dapat menyusun kata-kata pendek sehingga berubah menjadi kalimat dan paragraf untuk menguatkan hati dan menambahkan energi untuk terus bertahan di jalan-Nya. (11 januari 2015, 02:10)
setiawati


Menyusuri Jejak Sejarah



10 Januari 2015 jalan-jalan santai akhir kepengurusan BEM FE Depertemen PPSDM 2014. Selalu tak terduga agenda yang menyenangkan, selalu tak terpikir bahwa ternyata ada dimana jiwa dan rasa ini diberikan kegembiraan. Para staf yang amat kreatif dan inspiratif, bangga saya telah bergabung dengan mereka semua, meskipun baru magang. Kalian semua keren dan kece, saya beri jempol empat ya, hhe...

Jalan-jalan akhir kepengurusan 2014 menjadi penutup diantara banyak agenda yang ada dalam departemen ini. Departemen yang penuh keunikan dan kelebihan. Departemen yang orang-orangnya selalu menjadi panutan sebagai  mahasiswa yang sesungguhnya. Tak hanya organisasi, namun juga prestasi. Itulah kelebihannya, tak sekedar retorika namun juga bisa menghadirkan dan membuktikan fakta, inilah mahasiswa yang sebenarnya. Bukan hanya bangku yang dihadapi, namun masyarakat menjadi perjuangannya. Semangat mereka membuat saya iri dan ingin belajar banyak disini, bersama orang-orang keci yang pandai, kreatif dan penuh inspirasi.

Makan menjadi sajian terakhir saat aksi jalan-jalan asyik di tanggal 10 januari. Di warung makan yang lebih dari kata sederhana menu makannya, energi diisikan kemabali setelah lelah menutupi kesegaran setiap tubuh kami. Lahap nyam...nyam...menu ikan bakar dan ayam bakar jadi andalan saat itu. Kenikamatan yang tak terhingga dan mungkin tak akan mengalaminya lagi dengan orang yang sama dalam kepengurusan baru nanti. Lelah pada prosesnya namun indah pada akhirnya itulah saya dan mereka, luar biasa!

Jalan-jalan sederhana yang mengakrabkan semua diantara ke-22 anggota, dari gunung turun ke lembah dan dataran. Dari goa dan bendungan turun ke dekat pelabuhan dahulunya yang sekarang menjadi pusat kota Semarang, yaitu Klenteng Sam Poo Kong. Menelusuri sejahrah tiongkok yang pernah berlabuh dan menetap di ujung tengah jawa. Laksamana Cheng Ho legenda Klenteng Agung sejarah kota Semarang. Dari sudut-sudut bangunan yang bernuansa Tiongkok, patung-patung penggambaran para sejarawan yang mendirikan sebuah sejarah yang kita kenal sekarang Sam Poo Kong. Cat-cat tembok yang bercirikan budaya dari negeri tirai bambu itu, menambah keindahan arsitektur banguanan. Meskipun telah banyak perubahan karena renovasi. Hal yang tak pernah lupa dan ketinggalan saat menyusuri setiap sudut objek yang kita kunjuangi adalah dokumentasi gambar, saksi sejarah perjalan yang tak boleh ditinggalkan agar terus terkenang sampai senja usia telah tiba.

                                                                Gambar Pribadi

Tak puas menyusuri sejarah tiongkok, kita berlanjut ke lawang sewu sebutan orang jawa alias seribu pintu. Sejarah berharga yang dimiliki Kota Semarang. Sebuah bangunan tua yang bersejarah dari awal abad ke-21 yang telah didirikan oleh bangsa kolonial dahulu. Penjajahan belanda di Indonesia telah meninggalkan jejak sejarah yang banyak diseluruk pelosok nusantara. Lawang sewu adalah salah satu saksi peninggalan sejarah bangsa Belanda yang dulu menjajah bangsa Indonesia. Bangunan klasik khas arsitektur bangunan Eropa jaman dahulu. Dengan gedung yang kokoh, dan salah satu ciri bangunan tua dahulu adalah kusen-kusen pintu dan jendela yang lebar dan tinggi.
Sedikit mengupas sejarah masa penjajahan Belanda di Kotaku saat ini. Lawang sewu yang dahulu sebagai kantor jawatan kereta api dengan nama belanda yang saya lupa sebutannya, namun salah satu kata didalamnya telah menyumbangkan satu kosakata bahasa transportasi kereta api, yaitu sepur (kereta api)sebuatan orang jawa. Lalu fungsinya berubah setelah kedatangan bangsa dari negara dengan sebutan matahari terbit yaitu, jepang. Pada saat penjajahan jepang bangunan ini berfungsi sebagai kantor pemerintahan sekaligus, ruang bawah tanah yang dahulunya sebagai penampungan air digunakan untuk penjara penyiksaan bangsa indonesia yang didakwa melakukan kesalahan besar.
                                                               Gambar Pribadi

Menyusuri setiap sudut gedung tua bersejarah ini, seakan saya berada di negeri kincir angin dengan ibu kota Amsterdam. Simpul-simpul sudut yang sederhana, namun megah sampai saat ini. berjibaku dengan pertumbunhan bangunan minimalis saat in di sekitar berdirinya gedung lawang sewu. Sehingga kegagahan lawang sewu sedikit tenggelam oleh tingginya gedung yang menjulang disekitanya. Terdiri dari tiga lantai dan banyak pintu, sehingga disebutlah demikian sebutannya. Lawang sewu saat ini masih tetap jadi destinasi wisata sejarah untuk dikunjungi untuk dikunjungi. Bangunan yang masih banyak menyimpan misteri yang belum banyak diketahui fakta asli.

Hampir sama dengan bangunan di lawang sewu, lima belas menit dari lawang sewu ada daerah bersejarah di kota semarang, dengan keunikan bangunan khas eropa klasik, yaitu Kota Lama. Komplek daerah kota lama memliki banyak relief gedung bernuansa eropa terutama yang diarsiteki oleh para intelektual belanda saat itu. Bangunan yang masih asli, dengan cat-cat tembok yang dibiarkan memudar, namun ada yang masih dirawat dengan mengecat simpu-simpul tembok warna putih yang mendominasi. Belum banyak yang saya ketahui tentang komplek kota lama tersebut. Yang sekarang banyak dijadikan ruko-ruko disekitaran jalan sepanjang daerah tersebut. Kondisi saat di tempat tersebut habis hujan, jadi mengurangi segi keindahan kota jaman dahulu. Terbayang menggambarkan setiap aktivitas di daerah  itu, sepadatkah sekarang diabad ke 21 ini. Tentulah beda, karena faktor perkembangan teknologi dan informasi yang manusia kembangkan saat ini.

oleh : setiawati

x

staff PPSDM


                          Gambar pribadi di sam poo kong




10 Januari 2015 jalan-jalan santai akhir kepengurusan BEM FE Depertemen PPSDM 2014. Selalu tak terduga agenda yang menyenangkan, selalu tak terpikir bahwa ternyata ada dimana jiwa dan rasa ini diberikan kegembiraan. Para staf yang amat kreatif dan inspiratif, bangga saya telah bergabung dengan mereka semua, meskipun baru magang. Kalian semua keren dan kece, saya beri jempol empat ya, hhe...


                                                                           sam poo kong

Jalan-jalan akhir kepengurusan 2014 menjadi penutup diantara banyak agenda yang ada dalam departemen ini. Departemen yang penuh keunikan dan kelebihan. Departemen yang orang-orangnya selalu menjadi panutan sebagai  mahasiswa yang sesungguhnya. Tak hanya organisasi, namun juga prestasi. Itulah kelebihannya, tak sekedar retorika namun juga bisa menghadirkan dan membuktikan fakta, inilah mahasiswa yang sebenarnya. Bukan hanya bangku yang dihadapi, namun masyarakat menjadi perjuangannya. Semangat mereka membuat saya iri dan ingin belajar banyak disini, bersama orang-orang keci yang pandai, kreatif dan penuh inspirasi.

Senin, 05 Januari 2015

Parodi 55 Alasan Daftar Beasiswa S-2 (ke Luar Negeri)


1. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Biar bisa daftar jadi dosen bos. Minimalkan sekarang kan kudu S-2
2. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Disuruh bokap, soalnya kata temannya bokap, lulusan S-1 udah terlalu banyak, S-1 udah jadi biasa banget
3. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Lumayan buat uang hidup dua tahun. Lagi sulit cari kerjaan bos
4. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Biar bisa jalan-jalan lah! Kapan lagi eurotrip dibayarin negara?
5. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Merasa cupu gueee… S-1 masih cetek. Gue mau dalemin bidang ilmu gue lagi
6. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Mau banting stir bos. Lumayan, buat portfolio…
7. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Disuruh kantor… males gua sebenernya mah
8. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Biar yang dikasih beasiswa yang high quality dikit lah, kayak gue… bukan “garbage in garbage out”
9. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Biar bisa naik pangkat bos
10. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Gue mau belajar dari para ahli dunia, nanti ilmunya gua bawa pulang, syukur-syukur ada wadahnya nanti
11. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Hm, apa ya… kalo mau jujur sih, karena udah bosen sama kerjaan sekarang. Gua mau refreshing dulu
12. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Nyenengin ortu, keliling dunia sama istri, merasakan hidup bersama komunitas muslim di luar negeri
13. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Kerja kagak enak bos. Munafik semua! Kita diperas kayak sapi perah. Mending belajar di kampus. Semuanya ideal.
14. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Mumpung ada, mumpung relatif mudah dapetnya, kenapa ga dimanfaatin?
15. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Gua merasa butuh global perspective dan network calon orang-orang hebat dari negara-negara di dunia
16. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Soalnya temen-temen gue pada daftar
17. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Benerin CV bos!
18. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Karena gua butuh belajar dari pakarnya. Di Indonesia aja literatur bidang minat gua kagak ada, apalagi pakarnya? Gw pengen jadi ahli di bidang gua bos
19. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Daftar dulu aja. Daftar S-2 iya.. cari kerja iya.. mutusin mana yang terbaiknya ntar
20. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Buat nenangin ortu bro. Ortu mah yang penting tahu anaknya baik-baik aja
21. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Gua mau refreshing! Kerja bikin otak mandeg, ga berkembang. Rutinitas bikin bego!
22. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Pemerintah kan lagi kebanjiran duit tuh. Gua mw bikin novel sebenarnya dari kisah perjalanan gua kuliah dua tahun ntar
23. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Disuruh dosen. Ya gua ngikut aja. Daripada bingung lamar-lamar kerja kayak yang lain
24. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Biar punya bidang keahlian baru. Gue mau jadi orang jago yang multidisipliner
25. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Pengen tahu aja rasanya sekolah di luar negeri
26. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Mumpung masih muda, otak masih encer, sekolah dulu tinggi-tinggi
27. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Belum ada cucu nenek dari bokap yang S-2. Aku mau bikin “pecah telor” hehe
28. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Gua merasa S-1 gua kayak ga guna. Apa salah kampus.. ato guanya.. gatau dah. Daripada ngulang S-1, mending S-2 lah
29. Kenapa daftar beasiswa S-2? | …
30. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Katanya sih S-2 cuma bikin mulai dari nol lagi. Tengah tahun ini saya genap kerja dua tahun. Saya mau resign dan membuktikan “katanya” itu salah
31. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Istri saya sudah S-2
32. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Bapak saya lulusan S-1, yaaa anaknya minimal S-2 lah
33. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Nyusul suami ke Belanda
34. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Mau ngelamar doski yang lagi PhD di Jepang dan hidup bareng di sana
35. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Adik-adik gua butuh biaya sekolah bro. Kalo dengan LPDP atau Monbu, gua bisa nyimpen banyak. Bokap-nyokap udah gada
36. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Buat nabung untuk modal usaha
37. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Siapa bilang urang daftar? Isu doang itu mah… 
38. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Ngelancarin bisnis di luar negeri bro
39. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Biar anak aku ngerasain 1-2 tahun di negeri orang. Syukur-syukur pas pulang nanti udah bisa bahasa Jerman
40. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Saya orangnya doyan belajar
41. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Ada program baru, “double degree” lagi. Biasanya batch awal ga banyak yang tau. Jadi hampir pasti dapat lah
42. Kenapa daftar beasiswa S-2? | (Bokap) gua udah bayar pajak bos. Gua berhak dong dapat benefit dari pajak yang udah dibayarkan (bokap gua)
43. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Sekali-kali hidup enak dari keringet orang lain gapapa keleus. Sekali-kali makan uang pajak, APBN. Kali aja rasanya beda
44. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Kalo negara ini mau maju, emang harus investasi ke SDM-nya. Bentar lagi kita surplus demografi. Gua mau ambil bagian dalam “investasi” ini
45. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Lo sendiri kenapa?
46. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Kesempatam ga datang dua kali bro. Kali aja DPR rese menghentikan LPDP tahun depan
47. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Biar ortumu yakin, sayang, kalo aku bisa mencukupi nafkahmu dengan allowance beasiswaku
48. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Keren aja gitu bisa S-2, kuliah bareng bule-bule pinter, baca buku di perpus yang bukunya bahasa inggris semua
49. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Gak usah tahu alasan gua. Malu gua nyeritainnya
50. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Kepo banget sih lo! Gua kapok ngobrol sama lo, sok idealis. Beban berat pemakaian uang negara lah! Makan uang rakyat lah. Apa lah~
51. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Gua ga mau S-2 dalam negeri, ogah. Gua maunya di luar. Infrastrukturnya kece. Dosen mantap. Budaya keilmuan oke
52. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Saya pengen berkarir jadi konsultan independen. Saya rasa pengalaman kerja saya sudah cukup. Tinggal mantepin teori dengan kuliah lagi. Itung-itung juga dongkrak personal branding
53. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Gue? Gue ga daftar kok. Ga mau gue ikutan latah soal beasiswa S-2 gitu
54. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Pesan almarhum kakek saya
55. Kenapa daftar beasiswa S-2? | Menurut lo??
*
Alasan daftar S-2 mah bisa macem-macem ya. Tapi kegalauan dasar yang perlu dientaskan sebelum mendaftar beasiswa S-2, terutama yang dari uang rakyat: Layakkah saya disekolahkan? Is it worth investing on me?

By: @beningtirta on tumblr