Bersamaan dengan hujan kurelakan menunggu. Menunggu kabar gembira dan sekaligus objek kegembiraan. Sebelum hujan kulawan terik panas siang hari. Hampir pukul 11:30 berjubel dengan kendaraan besar lainnya di jalanan, menembus macet dan bau asap kendaraan, serta debu dan asap hitam akibat hempasan mesin-mesin kendaraan. Bersama dengan hujan aku menunggu. Kakak yang mengiyakan dan yang paling cepat respon membalas pesan yang kukirimkan. Aku dalam hati sangat senang, karena setelah sekian orang yang kuhubungi dan yang kumintai kejelasan hanyalah beliau yang menyanggupi. Tengah hari setelah sholat jumat, aku lancarkan lagi dengan sms si kakak tinggkat yang lebih memiliki pengalaman suatu forum yang akan saya ikuti. Setelah beberapa menit dari pesan terakhir yang akan menemui di Pusat Kegiatan Mahasiswa FE, ternyata si kakak mengirimkan pesan pendek yang isinya adalah tidak bisa membantuku memberikan satu syarat pokok aku mengikuti forum itu. Dari hari pertama di buka, usaha mendapatkan rekomendasi pertolongan sudah dilancarkan. Beberapa kali aku diskusi dengan temanku di wadah itu. Disarankan banyak mengenainya. Hampir di hari kemarin aku patah semangat, bangkit lagi karena ada satu orang yang bersedia. Namun tidak seperti yang saya harapkan. Mungkin ini belum kesempatanku untuk mengikuti sesuatu yang sangat berharga pelajarannya, karena banyak hal dan ilmu baru yang akan di kupaskan. Hanya ada satu harapan yang tertuju pada satu orang. Namun lagi-lagi aku menunggu, karena beliau sedang melakukan safari ilmu di perguruan ibukota sana. Semoga sebelum hari penutupan aku berhasil mendapatkannya, meskipun presentasi keberhasilannya aku mengkira-kira tidak lebih dari 50 %. Tak apalah, lebih baik mencoba dan gagal dari pada tidak mencoba sama sekali karena takut gagal. Option tulisan sesaat menjelang mengikuti FIM ke 17. Semangat semester satu untuk ikut di semester tiga mungkin tertunda. Dan semoga jika Allah menghendaki bisa berpartisipasi di periode berikutnya, namun sekarang semangat untuk ikut seleksinya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar