Kata sebuah mimpi yang selalu
terbesit d idalam neuron dan sel-sel saraf di kepala ini. Mengapa hal tersebut
harus dicari? Kalau dulu sewaktu masa sekolah kesuksesan selalu digambarkan
dengan harta yang berlimpah. Namun saya kembali bertanya dalam hati tentang
ajaran agama yang pernah saya dapat dari para pahlawan surga. Untuk apa
sebenarnya hidup di dunia? Uangkah? Jabatan kah? Atau hanya sekedar mengejar
kesenangan pribadi belaka? Sungguh logika terbuka, namun perasaan menutup
proses logika ini. Kembali membuka, lagi-lagi tertutup sedikit oleh hal-hal
lain diluar perencaan yang terjadi.
Kembali
bertanya, menelisik hati kemana tanggung jawab setelah dunia ini. Apakah surgawi ataukah siksaan diri. Yang
tebaiklah yang ingin manusia dapati yaitu surgawi. Namun kembali berbisik dalam
diri sendiri, apakah ilmu yang kau dapati dapat dinanti untuk kebermanfaatan
didunia dan akhirat nanti? Dulu sebelum saya masuk kuliah guru agama saya
sebagai malaikat surgawi nanti, pernah mengatakan bahwa tidak senang jika
anak-anaknya menempuh dan mencari ilmu duniawi. Buat apa? Apa ada manfaatnya
untuk kehidupan setelah dunia ini?
Iya,
betul memang pertanyaan itu? Namun apakah ilmu agama yang tak pernah diamalkan
juga akan dinanti buahnya di surgawi nanti? Belum mesti juga. Ada seseorang
yang pernah kujumpai bahwa hidup harus seimbang agar saling menopang, tidak
kelebihan beban sebelah sisi manapun. Bekal duniawi dan akhirat sama-sama
pentingnya, ketika keduanya saling diamalkan dan diaplikasikan. Dunia semakin
maju peradabannya lebih-lebih teknologi dan informasi, perlulah untuk
senantiasa menyeimbangkan keduanya agar tak terjebak dalam satu sisi yang
menenggelamkan diri.
Namun sekali
lagi saya juga msih terus menanyai diri sendiri sudahkah seimbang bekal hidup
di sini dan setelah dunia ini? Tentu hanya diri sendiri yang akan menjawab
pertanyaan ini, dan mungkin susah jika harus mengetikkan huruf demi huruf dalam
tulisan ini. Sekali lagi kita berharap ridho Illahi selalu dan setiap saat
hadir dan dinanti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar